Select Page

Pertunjukan musik jazz bertajuk “Jazz Atas Awan” kembali akan digelar di dataran tinggi dieng pada tahun 2017 ini. Gelaran jazz atas awan adalah event yang sengaja digelar sebagai ruang apresiasi terhadap musisi-musisi muda lokal yang menggeliatkan dunia pertunjukan jazz di Indonesia. Untuk pertama kalinya, #jazzatasawan digelar dalam Dieng Culture Festival di kompleks candi Arjuna, Dieng Kulon, Batur, Banjarnegara pada 30 Juni tahun 2013 lalu.

Disebut jazz atas awan adalah karena pagelaran ini ditampilkan di kawasan dataran tinggi Dieng, sebuah kawasan diatas ketinggian 2100 meter diatas permukaan laut. Pertunjukan jazz atas awan ini digelar dengan semangat “keswadayaan”, banyak musisi dari berbagai komunitas jazz di Indonesia yang telah menyatakan kesediaannya ikut meramaikan pertunjukan musik yang digelar pada tanggal 4 Agustus 2017 mendatang.

Kami merasa sangat Senang, saat sejumlah musisi jazz dari berbagai daerah di Indonesia menyatakan berminat untuk ikut tampil di panggung #jazzatasawan. Namun, karena keterbatasan waktu yang tersedia, maka ‘terpaksa’ kami menseleksi/kurasi para perfomers musisi jazz yang akan tampil pada tahun ini.

Pengunjung yang berkesempatan menonton pertunjukan jazz atas awan akan mendapatkan sensasi sebuah pertunjukan ditengah hawa dingin yang ekstrim di dataran tinggi Dieng. Bulan Agustus nanti, diperkirakan suhu di dataran tinggi Dieng berkisar antara 4-5 derajat celcius, semakin malam akan semakin dingin hingga mencapai minus 4 dibawah nol derajat celcius.

Bersiaplah dengan jaket tebal, penutup kepala, sal, sarung tangan dan kaos kaki dan sepatu yang hangat, agar bisa menikmati pertunjungan dengan nyaman di negeri atas awan.

Pagelaran #jazzatasawan ini kami persembahkan bagi semua orang dari berbagai kelas yang berminat untuk menikmati alunan musik ditengah suhu 4 derajat celcius. Jika biasanya musik ini hanya bisa dinikmati oleh kelompok menengah ke atas, #jazzatasawan bisa ditonton oleh semua kalangan dari kelas manapun. Penonton jazz yang berselimutkan sarung bisa dijumpai dipagelaran ini. Inilah #JazzNdesa #JazzKemulSarung dengan panggung yang sederhana sebagai event pembuka Festival Dieng pada tanggal 4 Agustus 2017 (start pukul 19.30) di timur kompleks Candi Arjuna, Dataran Tinggi Dieng.

Semenjak digelar untuk pertama kalinya pada tahun 2013, jazz atas awan digelar dengan konsep panggung yang terbuka menyatu dengan alam. Pentas pertunjukan musik ini akan dilangsungkan di tanah lapang, timur kompleks candi Arjuna. Pada tahun 2013, Candi Arjuna menjadi background pertunjukan, namun seiring dengan meningkatnya jumlah pengunjung yang menikmati pertunjukan jazz, maka kami memutuskan untuk memindah lokasi pertunjukan ke lokasi dengan venue lebih luas yang mampu menampung lebih dari 50 ribu penonton.

Para penonton akan duduk di rerumputan ditemani anglo (tungku yang terbuat dari tanah liat berisi bara api) untuk membantu menghangatkan pengunjung dan dipergunakan untuk membakar jagung/kentang yang kami sediakan khusus bagi pengunjung yang memiliki tiket DCF.

0