Tips Tidak Terjebak Macet di Dieng | Dieng Culture Festival

Dari tahun ke tahun, pengunjung Jazz Atas Awan / Dieng Culture Festival selalu meningkat jumlahnya. Pada tahun 2016 tercacat mencapai 120 ribu pengunjung yang memadati kawasan Dataran Tinggi Dieng. Diperkirakan pengunjung tahun 2017 ini akan mencapai jumlah yang sama, bahkan mungkin lebih.

Tahun ini, penyelenggara akan mengupayakan pengaturan lalu lintas satu arah bersama kesatuan Polantas dan keamanan, serta penyediaan lokasi parkir di area milik warga Dieng agar mampu menampung ribuan kendaraan bermotor yang ada.

Berikut ini ada beberapa tips bagi pengunjung agar tidak terjebak kemacetan yang panjang menuju dan dari Dieng.

1) Bila traveler/wisatawan membawa kendaraan sendiri, sebaiknya sampai di Dieng satu hari sebelum acara Festival Dieng pada tanggal 3 Agustus 2017, atau minimal dini hari atau pagi hari pada tanggal 4 Agustus 2017 sudah sampai di Dieng.

2) Traveler/wisatawan yang dari arah Purwokerto, sebaiknya melalui Kota Banjarnegara – Karangkobar – Wanayasa – Dieng. Pun, traveler/wisatawan yang datang dari arah Pekalongan, bisa melalui Kajen – Kalibening – Wanayasa – Dieng.

3) Sesampainya di Dieng, kendaraan harap diparkirkan di lokasi parkir yang disediakan. Dilarang parkir di tepi jalan raya Dieng karena akan mengganggu jalur transportasi Batur – Dieng – Wonosobo.

4) Selama di Dieng, traveler/wisatawan sebaiknya jalan kaki dari penginapan ke venue festival di kompleks Candi Arjuna, dan sebaliknya. Lokasi penginapan yang dekat venue pertunjukan ada di desa Dieng Kulon dan Dieng Wetan. Silahkan memilih homestay yang ada di desa tersebut. Bisa juga menginap di area Camping Ground yang telah disediakan penyelenggara. Khusus Camping Ground, harus mendapaftar terlebih dahulu di website kami.

5) Traveler/wisatawan pemilik tiket DCF, diharapkan sudah ada di depan gate panggung utama, minimal 15 menit sebelum acara dimulai agar tidak terjebak kemacetan manusia yang berbondong mendekat ke venue utama. Selalu lihat jadwal dalam buku panduan/booklet yang yang disediakan oleh penyelenggara.

6) Secara umum, biasanya jalun Wonosobo – Dieng menjadi pilihan jalur menuju dan dari Dieng, sehingga jalur menjadi padat dan macet. Sementara jalur Dieng – Wanayasa menuju Banjarnegara atau Pekalongan biasanya jalannya lebih lancar.

0